Sep
03
2009
0

Perkembangan Embrio Ayam Umur 21 hari – Menetas

21. Umur dua puluh satu hari

Dihari ke dua puluh satu ini, ayam sudah membuka kerabangnya walaupun belum seluruhnya. Dari keadaan ini biasanya tubuh ayam memerlukan waktu 12 – 18 jam untuk keluar dari kerabang. Setelah keluar dari kerabang, tubuh masih basah. Agar kering, diperlukan waktu sekitar 6 – 12 jam, bila sudahkering, ayam tersebut dapat dikeluarkan dari dalam (more…)

Sep
03
2009
0

Perkembangan Embrio Ayam Umur 13 – 20 hari

13. Umur tiga belas hariembrio berumur 13 hari

Pada hari ketiga belas, sisik dan cakar sudah mulai tampak jelas.

14. Umur empat belas hari

embrio berumur 14hariPerkembahan embrio pada hari keempat belas ini, punggung telah tampak (more…)

Sep
03
2009
0

Perkembangan Embrio Ayam Umur 5 – 12 hari

5. Umur lima hari

embrio berumur 5 hariPada hari kelima ini, embrionya sudah mulai tampak lebih jelas. Kuncup-kuncup anggota badan sudah mulai terbentuk. Ekor dan kepala embrio sudah berdekatan sehingga tampak seperti huruf C.

Dengan menggunakan mikroskop, dapat dilihat bahwa telah terjadi perkembangan alat reproduksi dan sudah terbentuk jenis kelaminnya. Sementara amnion dan alantois sudah kelihatan.

(more…)

Sep
03
2009
0

Perkembangan Embrio Ayam 1 – 4 hari

Perkembangan embrio ayam terjadi di  luar tubuh  induknya. Selama berkembang, embrio memperoleh makanan dan perlindungan yang dari telur berupa kuning telur, albumen, dankerabang telur. Itulah sebabnya telur unggas selalu relatif besar. Perkembangan embrio ayam tidak dapat seluruhnya dilihat, dengan mata telanjang, melainkan perlu bantuan alat khusus seperti mikroskop atau kaca pembesar. embrio berumur 7 hari dengan kantung-kantung embrioNamun, untuk  menggambarkan bagaimana perkembangannya, berikut dijelaskan ciri-ciri  embrio pada ayam berbagai umur.

Dalam perkembangannya, embrio dibantu  kantung oleh  kuning telur, amnion, dan alantois. Kantung kuning  yang telur (more…)

Sep
03
2009
0

Pendukung Penetasan Telur

Mesin tetas (inkubator) merupakan alat pokok dalam penetasan telur. Kesalahan dalam  menyiapkan mesin tetas ini dapat berakibat gagalnya penetasan telur. Kegagalan akibat dari kondisi alat ini dapat mencapai lebih dari 50%. Untuk itu, mesin tetas harus disiapkan dengan sebaik-baiknya agar penetasan telur berlangsung dengan baik.

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hal alat penetasan telur ini adalah dengan memperhatikan suhu dan kelembapan ruang dalam mesin penetasan. Selain itu, keadaan ventilasi udarapun perlu dicermati. Bila salah satunya saja tidak berfungsi dengan baik maka penetasan (more…)

Template: TheBuckmaker.com Wordpress Theme | mehrere Bankkonten haben, Alles über digitale Musik