Perkembangan Embrio Ayam Umur 13 – 20 hari
13. Umur tiga belas hari
Pada hari ketiga belas, sisik dan cakar sudah mulai tampak jelas.
14. Umur empat belas hari
Perkembahan embrio pada hari keempat belas ini, punggung telah tampak meringkuk atau melengkung. Sementara bulu hampir menutupi seluruh tubuhnya.
15. Umur lima belas hari
Pada umur lima belas hari ini, biasanya kepala embrio sudah mengarah kebagian tumpul bagian telur.
16. Umur enam belas hari
Embrio pada umur enam belas hari sudah mengambil posisi yang baik didalam kerabang. Sisik, cakar dan paruh sudah mulai mengeras dan bertanduk.
17. Umur tujuh belas hari
Pada umur tujuh belas hari ini, paruh embrio sudah mengarah kekantung udara.
18. Umur delapan belas hari
Pada umur delapan belas hari ini, embrio yang sudah tampak jelas seperti ayam akan mempersiapkan diri akan menetas. Jari kaki, sayap, dan bulunya berkembang dengan baik.
19. Umur sembilan belas hari
Pada umur sembilan belas hari, biasanya paruh ayam sudah siap mematuk dan menusuk selaput kerabang dalam.
20. Umur dua puluh hari
Pada umur dua puluh hari ini kantung kuning telur sudah masuk seluruhnya kedalam rongga perut. Embrio ayam ini hampir menempati seluruh rongga di dalam telur, kecuali kantung udara.
Pada hari kedua puluh ini terjadi serangkaian proses penetasan yang dimulai dengan kerabang mulai terbuka. Untuk membuka kerabang ini, ayam menggunakan paruhnya dengan cara mematuk. Semakin lama, kerabang akan semakin besar membuka, sehingga ayam dapat bernafas. Pada saat ini kelembaban sangat penting agar pengeringan selaput kerabang dan penempelan perut pada kerabang dapat dicegah. Selanjutnya ayam memutar tubuhnya dengan bantuan dorongan kakinya. Dengan bantuan sayapnya, keadaan pecahnya kerabang semakin besar.
No Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL